Asisten I Setda Kota Bima Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. M. Farid, M.Si, mewakili Walikota hadir pada Rapat Koordinasi Pengamanan Logistik Pilkada Serentak 2018, pada Selasa, 12 Juni 2018. Rakor berlangsung di aula SMAN 2 Kota Bima, dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bima Bukhari, S.Sos.

Hadir Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Pasiter Kodim 1608/Bima, Kasat Intel Polres Bima Kota, pimpinan OPD terkait lingkup Pemerintah Kota Bima, perwakilan instansi vertikal dan tim penghubung paslon.

Kebutuhan logistik secara garis besar dibagi dalam 2 kelompok yaitu (1) Perlengkapan pemungutan suara yang antara lain berupa surat suara, kotak suara, bilik suara dan lain sebagainya; serta (2) perlengkapan pendukung lain.

Divisi Logistik KPU Kota Bima H. M. Saleh A. Bakar menjelaskan, tahapan manajemen gudang logistik meliputi: (1) Penerimaan; (2) Penyimpanan; (3) Pensortiran; (4) Pengepakan; (5) Pemeliharaan; (6) Penyaluran; dan (7) Inventarisasi.

“Sekarang kita sudah masuk tahap pengepakan logistik. Kegiatan ini ditargetkan tuntas tanggal 18 Juni 2018”, katanya.

Distribusi logistik dijadwalkan pada H-1 yaitu tanggal 26 Juni dengan menggunakan 5 armada, yaitu 1 armada untuk masing-masing kecamatan. Untuk pengangkutan ke Kelurahan Rite dan Ntobo, berdasarkan pertimbangan medan maka akan menggunakan kendaraan pick up.

Jumlah pemilih menurut DPT yang telah ditetapkan tanggal 20 April 2018 adalah sebanyak 101.422. Jumlah surat suara yang tersedia sebanyak 104.074, dengan demikian terdapat 2.652 lembar surat suara cadangan. Jumlah TPS sebanyak 249.

KPU berharap seluruh pihak terkait dapat membantu kegiatan distribusi logistik serta pengamanan Pilkada secara umum.***