Pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bima ke-16 yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Kota Bima, Kamis, 5 April 2018, berlangsung meriah. Ribuan masyarakat berpartisipasi meramaikan pawai budaya dengan mengenakan berbagai busana khas daerah yang ada di Indonesia.

Sebagian mengenakan rimpu colo, rimpu cili serta baju Bodo dan Siki Lanta, menambah khasanah dan kemeriahan pawai budaya. Seluruh paguyuban yang ada di Kota Bima ikut pula memeriahkan pawai budaya pada tahun terakhir periode kepemimpinan M. Qurais H. Abidin sebagai Walikota Bima.

Kegiatan pawai budaya ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Bima, organisasi masyarakat, BUMN/BUMD, sekolah, organisasi profesi, paguyuban dan kelompok kesenian serta budaya daerah yang ada di Kota Bima.

Pawai dimulai dari dua arah yang berbeda yakni dari arah barat dengan rute mulai dari Lapangan Manggemaci dan dari arah timur dengan rute mulai dari Lapangan Pahlawan – Raba. Keduanya berakhir di depan kantor Walikota Bima.

Total jumlah peserta pawai sebanyak 241 regu peserta yang dibagi menjadi 2 bagian yakni 115 peserta dari lokasi timur dan 126 peserta dari arah barat. Seluruh peserta diterima oleh Walikota Bima M. Qurais H. Abidin, didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Yani Marlina M. Qurais.

Hadir pula Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kapolres Bima Kota beserta istri, Dandim 1608/Bima beserta istri, anggota Iswara Kota Bima, Plt. Sekretaris Daerah Kota Bima, para Asisten Setda Kota Bima dan Staf Ahli Walikota Bima.

Peserta pawai budaya dari arah timur diawali oleh pasukan drumband Kota Bima disusul oleh barisan Sekretariat Daerah Kota Bima, Sekretariat Dewan, Dharma Wanita Persatuan, dan GOW. Sedangkan dari arah barat diawali oleh pasukan drumband SMPN 2 Kota Bima disusul barisan anggota TP PKK Kota Bima, Majelis Taklim Mar’atus Sholehah, Bank NTB dan anggota Kodim1608/Bima.

Berbagai macam budaya daerah dari masing-masing paguyuban tampil dengan kemasan yang menarik sehingga menghadirkan decak kagum Walikota beserta tamu lainnya yang duduk di tribun kehormatan. Terik matahari tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi memeriahkan Hari Jadi Kota Bima ke-16.

Rasa suka cita dan keakraban terlihat dari wajah para peserta pawai budaya. Walikota Bima bersama anggota FKPD ikut berpartisipasi bersama para peserta pawai yang menampilkan atraksi tari maupun persembahan aksi lainnya.

Selama lebih kurang 5 jam barisan para peserta memadati jalan protokol Kota Bima. Berbagai macam keunggulan khas serta kesenian dari para peserta dipersembahkan di hadapan Walikota Bima beserta para tamu kehormatan lainnya, mulai dari atraksi pencak silat, reog Ponorogo, tarian khas Minang, tarian khas suku sunda Jawa Barat, Jawa Timuran, Madura, Sumatera, NTT dan sebagainya. Walikota beserta istri bahkan ikut menari tarian Reog Ponorogo dan tarian khas Jawa Timuran bersama paguyuban dari Jawa Timur.

Tak ketinggalan Polisi Militer, anggota Bhayangkari dan Persit Kartika Candra Kirana mengambil bagian menjadi peserta pawai budaya.

Antusiasme dari seluruh peserta untuk mengambil bagian melestarikan budaya yang ada di Kota Bima menjadi bukti kokohnya persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat Kota Bima untuk membangun Kota Bima yang lebih baik kedepannya.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi seluruh masyarakat yang terlibat dalam mensukseskan pawai budaya ini, terlebih mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan keberagaman budaya yang kita miliki. Inilah momentum kebersaman untuk kita membangun Kota Bima menjadi lebih baik lagi”, ungkap Walikota.***