Rabu (07/02), Walikota Bima M Qurais H Abidin menjadi narasumber tunggal pada lokakarya Asia Resilience Hub Face To Face (ARHF2F) yang diselenggarakan di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Bali. Lokakarya ini dihadiri oleh perwakilan OXFAM se-Asia diantaranya Oxfam Laos, Oxfam Srilanka, Oxfam International Asia, Oxfam US, Oxfam Nepal dan Oxfam Asia. Walikota didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bima Drs. Iksan.

Di hadapan seluruh perwakilan OXFAM Se – Asia, Walikota Bima memaparkan mengenai pengalaman tentang “Governance and Urban Resilience In Bima: The Role of Policy and Leadership”. Pada lokakarya ini Walikota membagi pengetahuan, pembelajaran dan pengalaman dari Penanggulangan Bencana Banjir Bandang pada Desember Tahun 2016 lalu.

Disampaikannya bahwa bencana banjir bandang pada desember 2016 lalu mengakibatkan kerugian yang cukup besar namun tidak ada korban jiwa. Ketangguhan masyarakat Kota Bima dibuktikan dengan pemulihan yang cepat. Berbagai elemen bahu membahu dalam rangka pemulihan pasca bencana diantaranya Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, FKPD Kota Bima, NGO, LSM, swasta dan berbagai elemen lainnya.***