Bagian Ekonomi Setda Kota Bima bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Bima melakukan launching atau penyaluran perdana program bantuan sosial beras sejahtera (Rastra) di halaman Gudang Bulog Sub Divre II Bima, Selasa, 30 Januari 2018.

Launching program bansos rastra ditandai dengan pelepasan angkutan rastra ke titik distribusi oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, didampingi Kepala Bulog Sub Divre Wilayah II Bima Burhanudin Azhari, Kepala BPS Kota Bima, Perwakilan Dinas Sosial Provinsi NTB dan Kepala Dinas Sosial Kota Bima. Sebelumnya, dilakukan pemberian bantuan sosial rastra secara simbolis kepada 9 orang penerima manfaat oleh Wakil Walikota Bima.

Titik distribusi penyaluran perdana bansos rastra yakni 10 kelurahan yang ada di Kecamatan Mpunda, 7 kelurahan di Kecamatan Rasanae Timur, dan 6 kelurahan di Kecamatan Rasanae Barat.

Menurut Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Bima A. Haris, penyaluran bantuan sosial beras sejahtera dilakukan karena belum lengkapnya kesiapan bantuan sosial non tunai melalui mekanisme uang elektronik untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan yang disebut e-warong yang bekerjasama dengan bank penyalur. Bantuan pangan non tunai akan dimulai pada bulan Agustus 2018.

Penyaluran beras sejahtera dimulai Januari sampai Juli 2018 sebanyak 83.930 Kg untuk 38 Kelurahan di Kota Bima. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 8.393 keluarga dengan beras yang diterima sebanyak 10 Kg per KPM. “Beras sejahtera ini tidak dibayar, penerima manfaat mendapatkannya secara gratis”, kata Kabag Ekonomi.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog Sub Divre II Bima yang selalu mem-back up melalui fungsinya mengurus logistik dan pangan (beras). Bulog menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan program bantuan sosial beras sejahtera.

“Kehadiran rastra akan sangat membantu masyarakat sasaran program Bansos. Kalau keluarga penerima manfaat sudah mendapatkan subsidi rastra dan bantuan pangan non tunai yang cukup, mereka tidak akan cari beras di pasaran, sehingga harga beras bisa terjaga dan stabil”, kata Wakil Walikota.

Wakil Walikota berharap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dapat melaksanakan pendampingan rastra sekaligus memberikan pelayanan sosial, baik langsung maupun tidak langsung. “Saya berharap TKSK terus mendampingi penyaluran rastra ini dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat”, pungkas Wakil Walikota.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bulog Sub Divre Wilayah II Bima, Kepala BPS Kota Bima, Perwakilan Dinas Sosial Provinsi NTB, sejumlah pimpinan OPD, serta Camat dan Lurah lingkup Pemerintah Kota Bima***