Senin (29/01), ribuan masyarakat Kota Bima mengikuti Kirab Parade yang menjadi bagian dari kegiatan latihan LSL-III TW-IV oleh Korps Marinir Republik Indonesia, setelah kemarin (Minggu, 28/1), pasukan marinir telah mengadakan latihan perang dan penyergapan di pantai Kolo dan disaksikan langsung oleh Komandan Korps Marinir Indonesia Bambang Suswantono dan Walikota Bima M. Qurais H. Abidin. Diharapkan dengan latihan ini Pasukan Marinir Indonesia mengenal karakteristik masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Pelepasan Parade dimulai dari Paruga Nae Convention Hall Kota Bima dengan rute melalui Jalan Soekarno-Hatta menuju Lapangan Sarasuba – ke arah timur Jalan Gajah Mada – belok kanan di Jalan Pattimura Pane – menuju Stadion Manggemaci.

Parade ini diikuti pula oleh perwakilan Drum Band SMA, SMP, SD, dan instansi lain, serta tank amfibi, tank panser sepanjang 1 kilometer. Tidak hanya itu, Parade yang melibatkan banyak elemen masyarakat dan ASN Kota dan Kabupaten Bima ini terlihat istimewa karena masyarakat dan ASN menampilkan busana khas daerah Bima yaitu Rimpu dan Katente Tembe.

Selain kegiatan latihan Kirab Parade, juga dilaksanakan kegiatan tambahan berupa Bhakti Sosial berupa pengobatan gratis, panggung hiburan dan beberapa atraksi seperti Terjun Free Fall, penembakan meriam Artileri, dan lain-lain yang dilaksanakan di Lapangan Maggemaci Kota Bima.

Walikota Bima turut serta dalam Parade tersebut, didampingi Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, bersama Komandan Pasukan Marinir Indonesia yang diwakili oleh Kolonel Marinir Made Sukada serta Pasukan Danpasmar. Hadir pula jajaran FKPD Kota dan Kabupaten Bima. Tampak pula Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang hadir di tribun kehormatan pada saat penerimaan peserta Kirab.

Suka cita tamu undangan dan masyarakat yang hadir saat disuguhkan beberapa atraksi seperti terjun Free Fall dan penembakan meriam artileri, Latihan Satuan Lanjutan (LSL) III TW IV yang melibatkan ribuan prajurit Korps Marinir dari Pasmar-1 dan beberapa material tempur Korps Marinir diantaranya BMP-3F, LVT-7, BTR-50, KAPA, RM.70 Grad, BVP-2 dan Howitzer 105 mm.

Dalam sambutan Wakil Walikota, disampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Korps Marinir Indonesia yang mengadakan berbagai kegiatan di Bima, lebih khusus di Kota Bima.

Diakuinya, unjuk kekuatan Marinir Indonesia sangat mengesankan. Berbagai senjata dan kendaraan perang ditunjukkan dan menarik perhatian masyarakat, tidak hanya dari Kota Bima namun juga dari Kabupaten Bima dan Dompu yang datang menyaksikan.

“Semoga dengan kedatangan singkat yang hanya lebih kurang 3 hari ini, Pasukan Marinir Indonesia telah mendapat gambaran yang cukup tentang kondisi sosial kemasyarakatan dan bentang alam Bima serta mendapatkan kesan baik mengenai Bima, dan kami dengan senang hati menantikan kunjungan anda kembali ”, ujar Wakil Walikota.

Walikota dan Bupati pun memberikan plakat dan cinderamata kepada Kolonel Marinir Made Sukada. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pengobatan gratis dan ramah tamah/makan siang di Gedung Paruga Nae Convention Hall.***